Pendidikan Sebagai Kunci Penguatan Peran Perempuan

Pendidikan Sebagai Kunci Penguatan Peran Perempuan
Pendidikan Sebagai Kunci Penguatan Peran Perempuan


Pendidikan Sebagai Kunci Penguatan Peran Perempuan

Halo teman-teman para pembaca dimana pun kalian berada. Berbicara mengenai perempuan tentu tidak akan ada habis-habisnya, mulai dari sisi positif hingga sisi negatif dari perempuan itu sendiri. Tapi ada satu hal penting yang wajib teman-teman para pembaca untuk ketahui, apa itu? Hal itu adalah hampir seluruh kesuksesan karir dari seseorang tidaklah di dalamnya melainkan ada keterlibatan sosok perempuan yang hebat. Oleh sebab itu, pada kesempatan kali ini kita akan sedikit menguraikan tentang Pendidikan Sebagai Kunci Penguatan Peran Perempuan. Tentunya diharapkan, dengan tulisan singkat ini para pembaca dapat menarik sebuah konklusi serta memahami akan pentingnya sebuah pendidikan untuk membentuk sosok perempuan yang tangguh, terlebih dalam perannya membangun bangsa dan negara. Berikut selengkapnya.

Tingkat Pendidikan Perempuan di Indonesia

Pendidikan Sebagai Kunci Penguatan Peran Perempuan
Pendidikan Sebagai Kunci Penguatan Peran Perempuan

Tahukah kamu? Berdasarkan rilisan oleh Nur'aeni Martha yang merupakan Dosen Sejarah dari FIS UNJ, beliau menyebutkan bahwa tingkat pendidikan perempuan di Indonesia, khususnya tahun 1970-1998 telah mengalami peningkatan yang cukup drastis. Tentu saja hal ini ini dengan tahun-tahun sebelumnya, di mana rendahnya pendidikan yang dikecap oleh wanita Indonesia kala itu memberikan dampak negatif yang berat dalam penyerapan tenaga kerja khususnya di Indonesia. Alhasil, banyak perempuan saat itu yang hanya memiliki peran tidak jauh dari urusan dapur dan kasur saja.

Namun, seiring berjalannya waktu, pihak pemerintah pun perlahan kian menyadari bahwa ada poin penting yang selama ini mereka lewatkan, padahal hal tersebut merupakan sesuatu yang sangat mendasar dalam kesuksesan bangsa. Apa itu? Jawabannya adalah pendidikan bagi perempuan.

Maka segera setelah menyadari hal tersebut,  pemerintah pun mulai menggalakkan pembangunan berbagai  sarana dan prasarana pendidikan. Di mana media pendidikan atau pembelajaran tersebut, tidak hanya dapat dinikmati oleh kaum laki-laki namun juga dapat diperoleh oleh kaum wanita atau perempuan. Dan salah satu langkah nyata yang dilakukan oleh pemerintah pada saat itu adalah dengan mendirikan sekolah dasar Inpres di berbagai daerah di Indonesia. Dan tidak berhenti sampai disitu saja, pemerintah pun kini telah menerapkan program wajib belajar 9 tahun. Sehingga hal tersebut pun memberi dampak yang cukup positif dalam perkembangan grafik pendidikan perempuan di Indonesia.

Dan hasilnya,  Kini kita bisa melihat tidak sedikit perempuan di Indonesia memiliki peran yang tak kalah penting dibandingkan dengan kaum pria, bahkan di dalam pemerintahan. Bukan hanya sebagai karyawan biasa,  kini perempuan di Indonesia pun memiliki hak yang sama dengan kaum pria untuk menjabat di pemerintahan.

Peran Perempuan di tengah Kehidupan Berbangsa dan Bernegara. 

Pada kalimat pembuka di atas kita telah menyebutkan, bahwa pada setiap kesuksesan seseorang biasanya didalamnya terdapat peran perempuan hebat yang terlibat di dalamnya.

Kalimat pembuka tersebut sebenarnya ingin menyampaikan sebuah fakta bahwa perempuan adalah sosok yang memegang peranan penting dalam kehidupan sosial kita.

Dan salah satu peran penting dari seorang wanita adalah sebagai madrasah pertama bagi anak-anaknya. Dimana ia yang mengajarkan pertama kali tentang arti kehidupan, tentang bagaimana pentingnya sebuah kejujuran, menanamkan semangat perjuangan, keberanian, rasa nasionalisme, dan beragam sikap positif.

Bukankah dibalik kesuksesan Bill Gates sehingga berhasil mendirikan Microsoft adalah sosok perempuan? Yaitu ibunya, Mary Maxwell yang dengan sabar mendidik dan mengembangkan bakat Bill Gates.

Bukankah dibalik kesuksesan Albert Einstein sebagai fisikawan paling dikenal pada abad 20 juga merupakan sosok perempuan? Yaitu ibunya, Pauline yang dengan gigih menanamkan keberanian pada anaknya (Einstein) meskipun orang-orang meremehkan, dan menyebutnya sebagai orang yang bodoh.

Bukankah dibalik kesuksesan Imam Syafi'i sebagai salah satu Ulama besar adalah juga merupakan sosok perempuan, yaitu ibunya. Dimana ibunya membimbing dan mengarahkan Syafi'i kecil untuk menempuh jalan menuntut ilmu syar'i.

Pendidikan Adalah Salah Satu Kunci Dalam Penguatan Peran Perempuan

Kesimpulan

Dari uraian singkat di atas, tentu kita dapat menarik sebuah kesimpulan, bahwa bukan hanya tercipta sebagai pasangan dari kaum pria, perempuan juga memiliki peran yang teramat penting dalam pergerakan roda kehidupan berbangsa dan bernegara. Bukan hanya sebagai sosok ibu bagi anak-anak, tapi juga merupakan madrasah awal yang memiliki peran penting dan menentukan kesuksesan masa depan anak-anaknya.

Oleh karena itu, penting bagi kita untuk tetap memberikan perhatian serta pengawasan terhadap tumbuh kembang kaum perempuan, terlebih lagi terhadap pendidikan yang mereka terima. Dengan pendidikan yang baik dan memadai, tentu kedepannya akan mendatangkan dampak positif. Bukan hanya untuk hari ini, tapi untuk tahun-tahun berikutnya.

Demikianlah yang bisa kami sampaikan mengenai Pendidikan Sebagai Kunci Penguatan Peran Perempuan. Terima kasih atas perhatian dan waktunya, maju terus pendidikan Indonesia. Artikel ini dipersembahkan oleh educenter.

#educenterid